Kategori: tips

Bagaimana Cara Memilih Oli Motor

Ada sebagian nilai yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli oli motor. Mulai dari tingkat pengenceran, mesin yang berfungsi, sampai variasi sepeda motor Anda. Supaya tak memilih yang salah, pertimbangkan penjelasan berikut dengan seksama!

Pilih Minyak Dengan SAE atau Tingkat Pengenceran yang Layak Dengan Situasi Lingkungan

Memilih oli idealnya mesti disesuaikan dengan keperluan penerapan kendaraan bermotor. Salah satu nilai yang mesti dilihat dalam memilih minyak ialah tingkat pengenceran. Kode pengenceran minyak lazimnya diawali dengan kata SAE, ditiru oleh angka. Skala pengenceran minyak dijadikan oleh The Society of Automotive Engineering (SAE). Anda bisa mengamati kode ini melewati kemasan produk minyak.

Semisal, oli dengan kode SAE 15W-50 berarti tingkat oli motor sudah menempuh 50. Kecuali itu, Anda masih bisa menerapkannya pada temperatur sampai minus 15 derajat Celcius. Kian kecil angka di depan huruf W (musim dingin), kian tinggi tingkat dilusi.

Dalam memilih tingkat pengenceran oli, Anda mesti menyesuaikan dengan lingkungan daerah Anda tinggal dan mengaplikasikan motor. Jikalau Anda mengaplikasikan lebih banyak motor di dataran tinggi dengan temperatur dingin, pakai oli dengan tingkat pengenceran yang tinggi. Semisal SAE 10W-30 sampai SAE 15W-50.

Sementara itu, seandainya Anda mengaplikasikan lebih banyak motor dalam temperatur panas, pakai oli dengan tingkat pengenceran yang rendah. Semisal Anda bisa mengaplikasikan oli dengan label SAE 15W-40 sampai SAE 20W-40. Untuk sepeda motor yang lima tahun atau lebih atau mempunyai jarak tempuh lebih dari 100.000 km, pakai oli yang mempunyai pengenceran tinggi.

Jikalau Kerja Mesin Lebih Berat, Pakai Oli Dengan API Tinggi

Nilai kedua yang mesti Anda amati saat memilih oli motor ialah poin API. Kode ini ialah indikasi spesifikasi minyak yang dikeluarkan oleh American Petroleum Institute. Kode ini juga diterapkan untuk mengevaluasi kecakapan oli untuk membendung friksi bagian mesin.

Tiap-tiap mesin bensin dan diesel mempunyai kode API yang berbeda. Secara lazim, untuk mesin yang mengaplikasikan bensin mempunyai API yang diawali dengan huruf S. Anda bisa mengamati huruf yang mencontoh kode S pada poin API.

Ada sebagian variasi kode API pada oli motor, termasuk SA, SB, SC, SD dan SE. Kian tinggi abjad yang mencontoh kode S, kian tinggi kecakapan oli untuk membendung friksi bagian mesin. Bagi Anda yang mengaplikasikan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari, Anda cukup mengaplikasikan minyak dengan API SA ke kode SE.

Kesibukan padat tentu akan membikin mesin berprofesi lebih keras. Semisal saat Anda membawa sepeda motor untuk pulang atau membawa muatan yang melebihi 110 kg. Untuk sepeda motor dengan kesibukan mesin berat seperti itu, pakai kode API abjad besar.

Pilih Oli Menurut Variasi Motor dan Variasi Kopling

Sesungguhnya ada banyak variasi sepeda motor, tapi yang paling banyak diterapkan oleh masyarakat ialah sepeda motor sport, sepeda motor, dan skuter otomatis. Motor sport ialah motor besar yang bisa diterapkan untuk balap, contohnya Honda CBR 250 dan Kawasaki Ninja.

Walaupun motor bebek mempunyai kapasitas mesin lebih kecil, lazimnya di bawah 150 cc. Ragam ini cukup nyaman diterapkan untuk kebutuhan sehari-hari, contohnya Honda Supra atau Yamaha Jupiter. Akhir-akhir ini, variasi sepeda motor yang paling populer ialah variasi skuter otomatis. Sepeda motor variasi ini mengaplikasikan transmisi otomatis saat memindahkan gigi, contohnya Honda Vario atau Yamaha Mio.

Menurut kopling, kendaraan bermotor dibagi menjadi dua variasi, yakni kopling berair dan kopling kering. Secara simpel, kopling berair bisa diistilahkan sebagai kopling terendam minyak. Keuntungannya ialah kopling motor tak kencang aus, tapi kadang-kadang bisa menyebabkan selip. Pada motor dengan jenis kopling berair, kwalitas oli mesin menjadi sungguh-sungguh berakibat. Di Indonesia, kopling ini banyak diterapkan untuk sepeda motor variasi bebek dan motor sport. Sementara itu, kopling kering tak ditutupi oleh minyak. Kopling variasi ini lazimnya diterapkan untuk sepeda motor jenis skuter otomatis.

Perbedaan antara kedua kopling tentu memberi pengaruh pemilihan variasi oli motor. Untuk itu, Anda perlu mengamati kode JASO yang terdapat pada paket oli motor. JASO ialah kelompok variasi oli pada mesin motor menurut percobaan pelumasan yang dijalankan dari Organisasi Standar Automatif Jepang.

JASO MA: Untuk Variasi Motor Kopling Basah

JASO MA Untuk Variasi Motor Kopling Basah

Ada dua kelompok JASO, yakni JASO MA dan JASO MB. Oli motor dengan kode JASO MA dialamatkan khusus untuk pengguna motor dengan kopling berair atau oli. Dengan mengaplikasikan minyak berkode JASO MA, kanvas dan kelengkapan yang terkandung dalam pelat kopling tak gampang diselipkan.

JASO MB: Untuk Variasi Motor Kopling Kering

JASO MB Untuk Variasi Motor Kopling Kering

Jikalau Anda pengguna skuter motor otomatis, pakai oli berkode JASO MB. Ini sebab beberapa besar kopling skuter motorik otomatis ialah jenis kering dan tak terendam dalam minyak atau pelumas. Minyak ini lebih licin dan berfungsi untuk membasahi kanvas kopling.

By Jason Maret 23, 2020 Off